Rabu, 16 Januari 2013

Customer Relationship Management


Customer Relationship Management
            Pengertian
CRM  merupakan sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai kontak yang berbeda dengan pelanggan. Pendekatan ini memungkinakn untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan nilai tambah terus menerus pada pelanggan, selain juga memperoleh keuntungan yang berkelanjutan.
Hal yang perlu dipahami adalah bahwa dari luar, pelanggan yang berinterkasi dengan perusahaan hanya memahami bisnis yang dilakukan oleh perusahaan sebagai satu entitas, tidak lebih; meskipun pelanggan juga berinteraksi dengan sejumlah pekerja yang berbeda peran dan departemennya. Semua itu tetap dianggap sebagai satu kesatuan. Dengan CRM, dukungan pada proses bisnis, informasi tentang pelanggan dan interaksinya dapat dimasukkan, disimpan, diakses oleh semua staf pada berbagai unit kerja dengan tujuan untuk meningkatkan layanan yang diberikan pada pelanggan, dan menggunakan informasi kontak pelanggan untuk target pemasaran.
CRM (customer relationship management) mengkombinasikan kebijakan, proses, dan strategi yang diterapkan organisasi menjadi satu kesatuan yang digunakan untuk melakukan interaksi dengan pelanggan dan juga untuk menelusuri informasi pelanggan. Pada era saat ini, implementasi CRM selalu akan menggunakan teknologi  informasi untuk menarik pelanggan baru yang mengguntungkan, hingga mereka memiliki keterikatan pada perusahaan.
Konsep ini juga banyak digunakan sebagai sebuah terminologi pada industri informasi sebagai sebuah metodologi, piranti lunak, dan bahkan sebagai kapabilitas internet yang membantu korporasi mengelola hubungan pelanggan. Piranti ini memungkinkan korporasi untuk menjelaskan hubungan secara cukup rinci sehingga manajemen, staf penjualan, staf pelayanan, dan bahkan pelanggan dapat secara langsung mengakses informasi, menyesuaikan kebutuhan antara kebutuhan dan produk, pengingatan pelanggan pada layanan tertentu, dan sebagainya. Dalam pengembangan piranti lunak CRM harus dilakukan pendekatan yang holistik. Terkadang inisiatif implementasi piranti lunak CRM gagal dilakukan karena hanya terbatas pada instalasi piranti saja, tanpa memperhatikan konteks, dukukangan dan pemahaman staf, dan pemenfaatan sepenuhnya sistem informasi.
Tahapan Customer Relationship Management (CRM)
1)      Mengidentifikasi customer
      Informasi adalah penggerak CRM. Perusahaan mendapatkan informasi mengenai individual customer dari berbagai sumber (personal maupun automated) seperti force, customer service encounter, bar code scanners dan website. Semakin banyak informasi yang dimiliki perusahaan, semakin baik nilai yang bisa disediakan bagi setiap customer dan calon customer dalam hal keakuratan, ketepatan waktu dan dapat memberikan penawaran yang masuk akal.
2)       Membedakan customer
      Customer memiliki kebutuhan yang berbeda. Internet memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasikan berbagai kesamaan maupun perbedaan individu dan kelompok, kemudian menggukannya untuk meningkatkan keuntungan. CRM memungkinkan perusahaan untuk menggunakan sumber daya yang ada dan menerapkannya secara tidak sama terhadap customer yang paling menguntungkan. Ide yang baru ialah bahwa teknologi memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi high-value customer sehingga bisa memberikan penawaran secara real-time.
3)      Menyesuaikan Marketing
      Bila perusahaan telah mengidentifikasi dan membedakan customer berdasarkan karakteristik, behavior, kebutuhan atau nilai, perusahaan kemudian bisa menyesuaikan penawaran terhadap berbagai segmen atau individu.
Interaksi dengan customer adalah suatu yang memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi dan membedakan, serta untuk mengevaluasi keefektifan hasil penyesuaian marketing.

Manfaat dari Customer Relationship Management.
Keuntungan bagi Customer (Strauss, 2001, p298), banyaknya pilihan produk yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan membuat customer-customer sulit untuk membuat pilihan. Jagdish Sheth menulis bahwa dari sudut pandang customer, prinsip dasar dari CRM adalah pengurangan pilihan. Hal ini berdasarkan ide bahwa customer, ingin berlangganan pada toko, mall dan servis provider yang sama karena efesiensi yang didapatkan. CRM bersifat cost effective. Karena lebih murah untuk mempertahankan seorang customer daripada untuk mendapatkan seorang customer, dan juga karena lebih mudah serta murah menjual lebih banyak produk kepada seorang customer daripada menjual jumlah yang sama kepada dua customer. Keuntungan lainnya dari CRM adalah pengaruh positif dari komunikasi mulut ke mulut oleh customer-customer yang puas.
Tujuan Customer Relationship Management
            Menurut Kalakota dan Robinson (2001, p173) tujuan dari kerangka bisnis CRM adalah sebagai berikut:
1)      Menambah hubungan yang telah ada untuk menambah pendapatan
Perusahaan memandang pelanggan secara luas untuk memaksimalkan hubungan diantara mereka sehingga dapat meningkatkan profibilitas perusahaan dengan mengidentifikasi, menarik, dan mempertahankan pelanggan yang potensial
2)       Menggunakan informasi yang terintegrasi untuk pelayanan yang terbaik.
Dengan menggunakan informasi pelanggan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi kebutuhannya, maka pelanggan tidak perlu berulang kali meminta informasi yang mereka butuhkan kepada perusahaan sehingga menghemat waktu dan mengurangi frustasi mereka.
3)       memperkenalkan saluran proses dan prosedur yang konsisten dan dapat ditiru.
Dengan perkembangan saluran komunikasi bagi pelanggan, maka semakin banyak karyawan yang terlibat dalam transaksi penjualan, sehingga perusahaan harus memperbaiki konsistensi proses dan prosedurat.
Ada beberapa perbedaan pendekatan CRM dengan paket piranti lunak dalam memfokuskan aspek yang berbeda. Beberapa diantara piranti lunak CRM yang dikenal adalah seperti berikut.
1)      Operasional. Operational CRM memberikan dukungan untuk proses bisnis di front office, seperti untuk penjualan, pemasaran, dan staf pelayanan. Interaksi dengan pelanggan biasanya disimban dalam sejarak kontak pelanggan, dan staf dapat melihat kembali informasi pelanggan ketika dibutuhkan. Dengan sejarah kontak pelanggan ini, staf dapat dengan cepat memperoleh informasi penting. Dapat meraih pelanggan dalam waktu dan tempat yang tepat merupakan sesuatu yang sangat diinginkan.
2)       Penjualan. Untuk penjualan biasa digunakan Sales Force Automation (SFA). SFA membantu untuk otomatisasi aktivitas yang terkait dengan staf penjualan, seperti untuk penjadwalan menghubungi pelanggan, pengiriman surat kertas maupun elektronik ke pelanggarn, menelusuri respon pelanggan, membuat laporan, menilai tingkat penjualan, proses order penjualan otomatis.
3)       Analitik. Analytical CRM menganalisis data pelanggan untuk berbagai tujuan seperti merancang dan menjalankan kampanye target pemasaran, termasuk melakukan cross-selling, up-selling, aiatem informasi manajemen untuk forecasting keuangan dan analisis profitabilitas pelanggan.
4)      Intelijen Penjualan. Intelijen Penjualan atau Sales Intelligence dalam CRM adalah sejenis dengan is similar to Analytical CRM, tetapi ditekankan lebih jauh untuk piranti penjualan langsung dengan fitur untuk mencari peluang Cross-selling/ Up-selling/ Switch-selling, kinerja penjualan, kecenderungan pelanggan, margin pelanggan.
5)      Manajemen Kampanye. Campaign management mengkombinasikan elemen antara CRM operasional dan analitik agar dapat menjalankan fungsi pembentukan kelompok target dengan kriteria tertentu menggungakan data pelanggan, mengirimkan materi yang terkait dengan kampanye produk untuk calon tertentu menggunakan berbagai saluran seperti e-mail, telephone, SMS, dan surat, menelusuri, menyimpan dan menganalisis statistik kampanye.
6)      Kolaboratif. Collaborative CRM mencakup aspek-aspek yang ditangani korporasi yang terkait dengan pelanggan pada berbagai departemen seperti pada bagian penjualan, dukungan teknis, dan pemasaran. Staf dari berbagai departemen pada korporasi yang sama dapat saling bertukar dan berbagi informasi yang dikumpulkan ketika berinteraksi dengan pelanggan. CRM jenis ini bertujuan untuk menggunakan informasi yang dikumpulkan secara bersama di semua departemen untuk peningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan.
Strategi dan Implementasi
Sasaran untuk menjalankan strategi CRM harus mempertimbangkan situasi spesifik yang dihadapi perusahaan dan juga kebutuhan dan harapan pelanggan. Informasi yang didapat melalu inisiasi CRM dapat mendukung pengembangan strategi pemasaran dengan mengembangkan pengetahuan pada area-area tertentu seperti identifikasi segmen pelanggan, peningkatan retensi  pelangggan, perbaikan produk yang disampaikan, juga identifikasi pelanggan blue chip (yang paling menguntungkan). Sasaran ini dilakukan dengan melakukan manipulasi informasi yang terkait yang selanjutnya dimanfaatkan bersama untuk ditransformasikan menjadi pengetahuan. Pengetahuan ini merupakan pengetahuan yang memungkinkan perusahaan dapat lebih memahami pelanggan, dan digunakan untuk menyesuaikan kapabilitas organisasi agar dapat memberikan nilai yang lebih baik bagi pelanggan. Strategi CRM bervaria dalam besaran, komplesitas, cakupanya. Hal ini akan berpengaruh pada tipe apa CRM dikembangkan. Strategi CRM yang efektif akan fokus pada berbagai saluran. Perusahaan harus secara efektif mengelola saluran ini untuk perbaikan pelayanan.
Kegagalan berbagai projek CRM terutama terkait dengan kualitas dan availabilitas data pelanggan. Data yang baik merupakan isu penting. Ketika perusahaan yang menggunakan CRM untuk menelusuri siklus hidup pendapatan, pembiayaan, margin keuntungan, dan interkasi dengan pelanggan secara individual, maka semua ini harus tergambarkan dengan jelas dalam suatu bisnis proses. Data yang digunakan harus dapat diambil dari berbagai sumber data yang ada di tiap departemen atau bidang yang ada di perusahaan. Sistem yang komprehensif dengan struktur yang telah didefinisikan dengan baik akan meningkatkan kualitas data yang dipakai dalam pengambilan keputusan. Meski saat ini banyak piranti lunak yang tersedia tentang CRM, namun perlu diingat bahwa CRM bukan sekedar teknologi namun lebih pada pendekatan komprehensif yang berpusat pada pelanggan. Implikasinya adalah kebijakan, proses, pelatihan staf, manajemen pemasaran, dan manajemen informasi. Dengan cara pandang ini, CRM merupakan hal yang dapat memberikan peran penting dalam usaha merekayasa proses penjualan untuk memberikan nilai tambah pada pelanggan.
Peralatan E-CRM
Alat-alat yang digunakan untuk mendukung e-CRM antara lain :
·         Personalized Web Page
Web page (halaman web) dapat digunakan untuk mencatat pembelian dan preferensi customer.
·          FAQs
Fitur Frequently Asked Questions (FAQs) adalah sebuah tool yang sederhana dan tidak mahal yang bisa digunakan untuk menangani pertanyaan customer yang berulang.
·         Tracking Tools
Adalah tool yang digunakan oleh customer untuk mengetahui pemesanan (order) yang telah dilakukan sehingga menghemat waktu dan biaya perusahaan. Contoh: mengecek status dari pengiriman barang.
·         E-Mail dan Automated Response
Digunakan untuk mengirimkan informasi, konfirmasi dan membangun korespondensi dengan customer.
·         Help Desk atau Call Center
Help Desk atau Call Center berfungsi sebagai customer sevice yang biasanya menggunakan fasilitas telepon, faximili, atau e-mail.
·         Troubleshooting Tools
Adalah tool yang disediakan perusahaan untuk membantu customer memecahkan persolan yang dihadapi sendiri. Contohnya perusahaan menyediakan software trouble-shooting untuk membantu customer menyelesaikan masalahnya.

SEJARAH MOTOR SUZUKI

SEJARAH MOTOR SUZUKI

MICHIO SUZUKI

Michio Suzuki, adalah pemilik usaha yang membuat alat (peralatan) untuk menenun Sutra...
Usaha ini di mulai pada tahun 1909an.




Suzuki power free 36 cc
                                        
  
Suzuki Diamond Free 60 cc


Seperti kita ketahui, setelah Perang Dunia ke 2 banyak, perusahaan-perusahaan
yang gulung tikar karena adanya krisis yang menyeluruh.
Begitu juga perusahaan Suzuki ini tidak luput dari masalah keuangan.
Akhirnya pada tahun 1952, Suzuki mencoba membuat Bracket untuk mesin tempel
pada sepeda Sepeda buatan Suzuki yang pertama dinamakan power Free
(kapasitas 36cc), lalu dilanjutkan dengan Diamond Free (kapsitas 60cc).
                           
 Suzuki COLLEDA 90cc


Dan pada tahun 1954, Suzuki mencoba membuat sepeda motor pertamanya dengan
nama COLLEDA 90cc. Tidak banyak yang bisa dilakukan Suzuki saat itu.
Sampai tahun 1960-an hanya memproduksi sedikit karena permintaan export
tidak banyak.

 Suzuki T-500

       Suzuki GT-500
 

Pada tahun 1967, Suzuki mencoba membuat T500 dan diexport
ke Amerika dan Inggris dengan nama Titan (USA) atau Cobra (Inggris).
Karena dinilai cukup sukses maka T500 terus dikembangkan sehingga menjadi
GT500 yang terus diproduksi hingga tahun 1977.
 Suzuki GT-750
 
Suzuki GS-750 E 



Sebenarnya tahun1971, Suzuki membuat GT750 (Water Buffalo) tapi tidak sukses
untuk pasar Superbike didunia pada saat itu.
Dilanjutkan pada Tahun 1976, Suzuki membuat GS750 sebagai perbaikan dari
GT750. GS750 ini sangat cepat menjadi populer (cukup sukses).


Suzuki GS-1000
                                                            
Kemudian dilanjutkan menjadi GS1000 pada tahun 1978.
GS 1000 ini mencapai sukses yang luar biasa dan sangat diterima market saat itu.
Kesuksesannya ada pada frame terlihat lebih kokoh dibanding motor-motor
lain saat itu. GS 1000 dikembangkan menjadi GSX 1000 ditahun 1980 dan
GSX 1100 Katana di tahun 1982
Disinilah Suzuki mencapai sukses besar karena model ini dikenal power full
(kencang larinya), style-nya yang modern, body ringan dan harganya yang
sangat kompetitif.
                                                             Suzuki GSX-1000






 Suzuki GSX-1100 katana




Pada tahun 1986, kembali Suzuki membuat gebrakan dengan model andalanya
GSX-R750 dan GSX-R 1100.
Wah.. yang ini terkenal sebagai motor super cepat pada saat itu, karena model
ini benar-benar mengadobsi motor balap beneran...
tapi memang diperuntukan dijalan raya... jadi ya.... kuenceng banget larinya.....
GSX-R750 terus diproduksi sampai saat ini ...(karena good sale),
Tetapi GSX-R 1100 Suzuki mengalami kerugian karena penjualan tidak baik,
dan distop produksinya.





                                                              Suzuki GSX-R 750


Suzuki GSX-R 1100


Kemudian di tahun 1990an, GSX-R 1100 dicoba didesign ulang, tetapi tetap
kurang mencapai kesuksesan.
Maka pada tahun 1999, Suzuki membuat gebrakan yang kesekian kalinya dengan
memproduksi GSX-1300R yang kita kenal dengan nama HAYABUSA yang
sekaligus menjadi motor jalanan (street bike) yang tercepat didunia ...
karena kecepatan mencapai 310km/jam.

Note:
Masih banyak model-model Suzuki,
tapi yang kita bahas disini adalah yang menjadi model andalan Suzuki didunia...





   Suzuki GSX-1300 R Hayabusa


 semoga terinspirasi

sumber: http://infobalapliarjakarta.blogspot.com/2012/06/sejarah-motor-suzuki.html#ixzz2IDTQTmgp

MOTOR PERTAMA DI DUNIA

MOTOR PERTAMA DI DUNIA




Gottlieb Daimer dan wilhem maybach,investor berkebangsaan jerman lah yang menciptakan sepeda motor pertama pada tahun 1885. Awalnya ciptaannya ini di namakan reitwagen dan motor merupakan kendaraan bermesin yang digerakan dengan bensin.




Sama seperti mobil pertama di dunia, sepeda motor pertama di dunia pun lahir di Jerman. Adalah Gottlieb Daimler dan mitranya, Wilhelm Maybach, dua pakar mesin empat langkah Jerman, yang menciptakan sepeda motor pertama di dunia.

Pada tahun 1885, Daimler memasangkan mesin empat langkah berukuran kecil pada sebuah sepeda kayu. Mesin diletakkan di tengah (di antara roda depan dan belakang) dan dihubungkan dengan rantai ke roda belakang.

Sepeda kayu bermesin itu diberi nama Reitwagen (riding car) dan merupakan sepeda motor pertama di dunia. Maybach mencoba Reitwagen sejauh 3 kilometer di sepanjang Sungai Neckar, dari Cannstatt ke Untertürkheim, dengan kecepatan 12 kilometer per jam.

Pada waktu itu, Reitwagen tidak dijual untuk umum. Pemasangan mesin pada sepeda kayu itu merupakan rangkaian dari percobaan yang dilakukan oleh Daimler dan Maybach, sebelum memasang mesin empat langkah pada kereta kuda, yang menjadi cikal bakal lahirnya mobil.
Tahun 1893, sepeda motor pertama yang dijual untuk umum dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen, Jerman. Sepeda motor ini tidak menggunakan rantai. Roda belakang digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft).
Sepeda motor pertama kali masuk ke Amerika Serikat pada tahun 1895 ketika seorang pemain sirkus asal Perancis membawanya ke New York. Disebut-sebut, pada tahun yang sama, seorang penemu Amerika Serikat, EJ Pennington, di Milwaukee, mendemonstrasikan sepeda motor yang didesain sendiri. Pennington menyebutkan, sepeda motor yang dia desain itu dapat dipacu dengan kecepatan 93 kilometer per jam, dan ia dianggap sebagai orang pertama yang memperkenalkan istilah motorcycle (sepeda motor).
Sepeda motor inilah yang dimiliki oleh John C Potter, masinis pertama pabrik gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur, tahun 1893. Ia memesan sendiri sepeda motor itu langsung ke pabriknya di Muenchen. John Potter tercatat sebagai orang pertama yang memiliki sepeda motor di Indonesia, yang pada waktu masih berada di bawah pendudukan Belanda, dan bernama Hindia Belanda (Nederlands Indie)



semoga terinspirasi


Read more: http://infobalapliarjakarta.blogspot.com/2012/07/motor-pertama-di-dunia.html#ixzz2IDPnLVFG

Biografi Om Chia (Michael Iskandar)

Biografi Om Chia (Michael Iskandar)


Michael Iskandar
       Waktu kecil Om Chia suka memilihara ayam dan semasa di padang Om Chia sekolah sampai tingkat tujuh di sekolah Veteran Belanda belum menyelesaikan studinya Om chia pindah ke medan melanjutkan STM tapi sayangnya hanya setengah jalan saja
om Chia yang pernah merasakan jaman penjajahan Jepang...mengaku pada saat itu indonesia sangantlah susah,lalu om Chia bekerja dengan jepang di alat-alat pertanian
Di pabrik itu ada seorang belanda yang mempunya mesin Harley tua dan di perbaiki kembali..saat itu om Chia sering memperhatikan , membantu mencuci,merwat harley itu..saat itu Om Chia  masih asing dan terheran-heran dengan mesin motor ...kenapa motor kok bisa jalan...?
        Mulali lah Om Chia tertarik lebih dalam untuk mengetahui motor lebih dalam...karna ke uletan dan kerja kerasnya Om Chia sangant di sayang oleh atasannya...sewaktu bekerja di jepang Om Chia punya teman yaitu Montero keturunan Portugis...
Setelah jepang kalah Om Chia dan Montero di evakuasi ke batavia di jemput oleh orang inggris disana om Chia Dan montero bekerja dengan militer belanda di militer transport dienst (MTD) di mana om Chia menengani bagian transport Militer di bagian service mobil secara otodidak om Chia mempelajari mesin-mesin itu
        Setelah sahabatnya naik pangkat dan di hadiahi sebuah motor dinas yaitu Harley ,om Chia yang terpesona itu akhirnya diam-diam menaiki motor itu padah sama sekali om Chia tidak pernah mengendarai motor sebelumnya akhirnya terjadi kericuhan memancing kepala (MTD) keluar yaitu Ir.Lapre setelah mau di marah-marahi dan mau di hukum akhirnya dengan bantuan montero om Chia di pindahkan ke bagian bengkel Motor-motor dinas ...disitu om Chia mulai terjun langsung ke dunia motor...di sana om Chia bekerja sama dengan ke dua temannya yaitu mayor Balyet dan sersan Denjider  lagi-lagi di dalam bekerja om Chia tidak setengah-setengah,om Chia begitu di perhatikan dan sangat di sayangi ..dalam waktu singkat saja om Chia di angkat menjadi kepala kelompok bengkel sservice motor
     Om Chia yang menpunyai nama asli Tjia goan Heong, 1957  Muncul di arena balap bersama gunardi (Thio Tjang Djen) dan ong Soe ho pada 1958,om Chia terjun di lintas balap Curug dengan mengendarai Vellocete buatan Inggris..setelah itu om Chia terjun di lintasan balap Cililitan dengan mengendarai gold Star,kemudian kembali ke curug
Motor Suzuki korekan Om Chia
      Pada tahun 1960 JAJGrasuis (Jan alex Jacobus,orang belanda) bersama dengan bambang gunardi (Thio Tjang Djen)dan Michael Iskandar (Tjia goan Heong) mewakili indonesia dalam perlombaan balap motor Lionel pereira Challange Cup di seri Langka
Sejarah Motor Balap JAJ Grashuis selama dua dekade berikutnya mencerminkan kebangkitan OR Otomotif di Tanah Air di era 1950an namanya pasti di sebut-sebut pembalap di era selanjutnya bila berbicara tentang olah raga otomotif di Tanah Air.
     Mulai Muncul di berbagai arena Balap pada tahun 1957 , dua tahun kemudian berlangsung dengan bamabang gunardi (Thio Tjang Djen) dan ong Soe hosetealh itu om Chia lebih aktif mengkorek motor Suzuki yang pada saat Itu menjadi saingan terberat Yamaha ...pembalap yang sering menang di atas motor Suzuki A100 Hasil Korekannya adalah Hendra Abauw,Tirta Saputra Beng Soeswanto,Maneke cho....Om Jadi sering mendampingi pembalap dalam lomba balap motor di luar negri sepertiMalaysia,Siangapura,Macau,Thailand dan Jepang setelah itu banyak para pembalap muda muncul sebagai Juara dengan rakitan mesin Om Chia
Generasi ke1
Abauw,Beng soeswanto,inton,Ashun Bahar
Generasi Ke 2
Nanag gunawan, Doni W (solo), Beng Kim, Kosasih, Bilham,Jhoni Wijaya, Popey, Iyen,Alm Lili (bali), leo Santana, herman D, (Tek Kwie), nenet Taraya
Generasi ke 3
Hong Cuan, En Lie, yayang ompong, Hong An, Akong, Deden, Arsyad, Karry hutama
Generasi ke 4
Felix Jy, Decky setiawan, Awi, Asep Hendro, Dadang Nugraha, Imanudin, Girianto
Generasi 5
Sigit Sugiarto, Deny, Bima Octavianuz
Generasi ke 6
Rafid Poppy, Hendriansyah, Bima Aditia
Generasi ke 7
Febrianus Balang,Owie Nurhuda, Ahmad Kohar
Om Chia Pernah mendapatkan penghargaan dari IndoMobil karna prrestasi dan kesetiaannya pada Suzuki selain itu juga Michael Iskandar di akui prrestasinya oleh IMI (Ikatan Motor indonesia)

sumber :  http://infobalapliarjakarta.blogspot.com/2012/11/biografi-om-chia-michael-iskandar.html#ixzz2IDPYtlOu

Enterprise Resource Planning


Enterprise Resource Planning

Pengertian ERP
Sistem ERP adalah sebuah terminologi yang secara de facto adalah aplikasi yang dapat mendukung transaksi atau operasi sehari-hari yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya sebuah perusahaan, seperti dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas. Sistem ERP dibagi atas beberapa sub-sistem yaitu sistem finansial, sistem distribusi, sistem manufaktur, sistem maintenance dan sistem human resource.
ERP(Enterprise Resource Planning) System adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.
Pada prinsipnya, dengan sistem ERP sebuah industri dapat dijalankan secara optimal dan dapat mengurangi biaya-biaya operasional yang tidak efisien seperti biaya inventory (slow moving part, dan lain-lain), biaya kerugian akibat ‘machine fault’ dan lain-lain. Di negara-negara maju yang sudah didukung oleh infrastruktur yang memadaipun, mereka sudah dapat menerapkan konsep JIT (Just-In-Time). Di sini, segala sumberdaya untuk produksi benar-benar disediakan hanya pada saat diperlukan (fast moving). Termasuk juga penyedian suku cadang untuk maintenance, jadwal perbaikan (service) untuk mencegah terjadinya machine fault, inventory.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiK-JNp9C7GpGgVtGgpELPHOJOpdE8n_XQgdapZHlTMbhFinzBfSqqJB-_FeRN77sgQKZzxtygSh8U6WKedibhdXqhhZZ-5WbpKvOf4kcXxgq6L_SgvH1Hko6dtiemlYosL3QzFJqoF/s200/Enterprise-Resource-Planning-ERP-mbaknol.jpg
Modul ERP
Secara modular, software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni Operasi serta modul pendukung yakni Finansial dan Akunting serta Sumber Daya Manusia:
·         Modul Operasi
General Logistics, Sales and Distribution, Materials Management, Logistics Execution, Quality Management, Plant Maintenance, Customer Service, Production Planning and Control, Project System, Environment Management.
·          Modul Financial & Akuntansi
General Accounting, Financial Accounting, Controlling, Investment Management, Treasury, Enterprise Controlling.
·         Modul Sumber Daya Manusia
Personnel Management, Personnel Time Management, Payroll, Training and Event Management, Organizational Management, Travel Management.
Manfaat Menggunakan ERP
Berikut ini adalah sebagian kecil manfaat dengan diaplikasikannya ERP bagi perusahaan:
·         Integrasi data keuangan
Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik.
·         Standarisasi Proses Operasi
Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk.
·          Standarisasi Data dan Informasi
Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda.
Implementasi ERP
Berikut ini adalah ringkasan poin-poin yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat implementasi ERP:
·         ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan terhadap jalannya ERP.
·         ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan sebaliknya. Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
·         Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP, jangan berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP. Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih terjamin keberhasilannya.
Penyebab Gagalnya ERP
-          Waktu dan biaya implementasi yang melebihi anggaran
-          Pre-implementation tidak dilakukan dengan baik
-          Strategi operasi tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya
-          Orang-orang tidak disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru

Software ERP
Beikut adalah software ERP yang saat ini beredar, baik yang berlisensi bayar maupun open source:
-          SAP
-          JDE
-          BAAN
-          MFGPro
-          Protean
-          Compiere
-          Adempiere
Kendala Implementasi ERP
-          Biaya yang tinggi
-          Perangkat keras dan lunak merupakan bagian kecil dari total biaya.
-          Resiko yang tinggi
-          Pemeliharaan dan pengembangan